Deskripsi Surat

Surat Yaasiin terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Jin. Dinamai Yaasiin karena dimulai dengan huruf Yaasiin. Sebagaimana halnya arti huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan beberapa surat Al Quran, maka demikian pula arti Yaasiin yang terdapat pada ayat permulaan surat ini, yaitu Allah mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan dikemukakan hal-hal yang penting antara lain: Allah bersumpah dengan Al Quran bahwa Muhammad s.a.w. benar-benar seorang rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul-rasul.

Warna Tajwid Al-Qur'an

Warnai hukum bacaan tajwid untuk mempermudah membaca

Panduan Warna Tajwid (Standar Kemenag RI)
Merah (Idgham) Magenta (Ghunnah / Mad Lazim) Cyan (Iqlab / Mad Wajib) Hijau (Ikhfa / Mad Jaiz) Biru (Qalaqah) Abu-abu (Tidak Dibaca)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Ayat 1
يسٓ
Yā sīn.
Yā Sīn.
Ayat 2
وَٱلْقُرْءَانِ ٱلْحَكِيمِ
Wal-qur'ānil-ḥakīm(i).
Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah,
Ayat 3
إِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Innaka laminal-mursalīn(a).
sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) benar-benar salah seorang dari rasul-rasul
Ayat 4
عَلَىٰ صِرَٲطٍ مُّسْتَقِيمٍ
‘Alā ṣirāṭim mustaqīm(in).
(yang berada) di atas jalan yang lurus,
Ayat 5
تَنزِيلَ ٱلْعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ
Tanzīlal-‘azīzir-raḥīm(i).
(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
Ayat 6
لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَـٰفِلُونَ
Litunżira qaumam mā unżira ābā'uhum fahum gāfilūn(a).
agar engkau (Nabi Muhammad) memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyang mereka belum pernah diberi peringatan, sehingga mereka lalai.
Ayat 7
لَقَدْ حَقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَىٰٓ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Laqad ḥaqqal-qaulu ‘alā akṡarihim fahum lā yu'minūn(a).
Sungguh, benar-benar berlaku perkataan (ketetapan takdir) terhadap kebanyakan mereka, maka mereka tidak akan beriman.
Ayat 8
إِنَّا جَعَلْنَا فِىٓ أَعْنَـٰقِهِمْ أَغْلَـٰلاً فَهِىَ إِلَى ٱلْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ
Innā ja‘alnā fī a‘nāqihim aglālan fa hiya ilal-ażqāni fahum muqmaḥūn(a).
Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu (tangan mereka yang terbelenggu diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.
Ayat 9
وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَـٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ
Wa ja‘alnā mim baini aidīhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fahum lā yubṣirūn(a).
Kami memasang penghalang di hadapan mereka dan di belakang mereka, sehingga Kami menutupi (pandangan) mereka. Mereka pun tidak dapat melihat.
Ayat 10
وَسَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Wa sawā'un ‘alaihim a'anżartahum am lam tunżirhum lā yu'minūn(a).
Sama saja bagi mereka, apakah engkau (Nabi Muhammad) memberi peringatan kepada mereka atau tidak. Mereka (tetap) tidak akan beriman.
Ayat 11
إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلذِّكْرَ وَخَشِىَ ٱلرَّحْمَـٰنَ بِٱلْغَيْبِۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ
Innamā tunżiru manittaba‘aż-żikra wa khasyiyar-raḥmāna bil-gaib(i), fa basysyirhu bimagfiratiw wa ajrin karīm(in).
Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) hanya (bisa) memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikutinya dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih tanpa melihat-Nya. Berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
Ayat 12
إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُواْ وَءَاثَـٰرَهُمْۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَـٰهُ فِىٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ
Innā naḥnu nuḥyil-mautā wa naktubu mā qaddamū wa āṡārahum, wa kulla syai'in aḥṣaināhu fī imāmim mubīn(in).
Sesungguhnya Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati dan Kami (pulalah) yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab induk yang nyata (Lauhulmahfuz).
Ayat 13
وَٱضْرِبْ لَهُم مَّثَلاً أَصْحَـٰبَ ٱلْقَرْيَةِ إِذْ جَآءَهَا ٱلْمُرْسَلُونَ
Waḍrib lahum maṡalan aṣḥābal-qaryah(ti), iż jā'ahal-mursalūn(a).
Buatlah suatu perumpamaan bagi mereka (kaum kafir Makkah), yaitu penduduk suatu negeri, ketika para utusan datang kepada mereka,
Ayat 14
إِذْ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمُ ٱثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوٓاْ إِنَّآ إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ
Iż arsalnā ilaihimuṡnaini fa każżabūhumā fa ‘azzaznā biṡāliṡin faqālū innā ilaikum mursalūn(a).
(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya. Kemudian Kami menguatkan dengan (utusan) yang ketiga. Maka, ketiga (utusan itu) berkata, “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu.”
Ayat 15
قَالُواْ مَآ أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحْمَـٰنُ مِن شَىْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ
Qālū mā antum illā basyarum miṡlunā, wa mā anzalar-raḥmānu min syai'(in), in antum illā takżibūn(a).
Mereka (penduduk negeri) menjawab, “Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami. (Allah) Yang Maha Pengasih tidak (pernah) menurunkan sesuatu apa pun. Kamu hanyalah berdusta.”
Ayat 16
قَالُواْ رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّآ إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ
Qālū rabbunā ya‘lamu innā ilaikum lamursalūn(a).
Mereka (para rasul) berkata, “Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami benar-benar para utusan(-Nya) kepadamu.
Ayat 17
وَمَا عَلَيْنَآ إِلَّا ٱلْبَلَـٰغُ ٱلْمُبِينُ
Wa mā ‘alainā illal-balāgul-mubīn(u).
Adapun kewajiban kami hanyalah menyampaikan (perintah Allah) yang jelas.”
Ayat 18
قَالُوٓاْ إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهُواْ لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ
Qālū innā taṭayyarnā bikum, la'il lam tantahū lanarjumannakum wa layamassannakum minnā ‘ażābun alīm(un).
Mereka (penduduk negeri) menjawab, “Sesungguhnya kami bernasib malang karenamu. Sungguh, jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami merajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami.”
Ayat 19
قَالُواْ طَـٰٓئِرُكُم مَّعَكُمْۚ أَئِن ذُكِّرْتُمۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ
Qālū ṭā'irukum ma‘akum, a'in żukkirtum, bal antum qaumum musrifūn(a).
Mereka (para rasul) berkata, “Kemalangan kamu itu (akibat perbuatan) kamu sendiri. Apakah karena kamu diberi peringatan, (lalu kamu menjadi malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.”
Ayat 20
وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا ٱلْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَـٰقَوْمِ ٱتَّبِعُواْ ٱلْمُرْسَلِينَ
Wa jā'a min aqṣal-madīnati rajuluy yas‘ā qāla yā qaumittabi‘ul-mursalīn(a).
Datanglah dengan bergegas dari ujung kota, seorang laki-laki. Dia berkata, “Wahai kaumku, ikutilah para rasul itu!
Ayat 21
ٱتَّبِعُواْ مَن لَّا يَسْــَٔلُكُمْ أَجْرًا وَهُم مُّهْتَدُونَ
Ittabi‘ū mal lā yas'alukum ajraw wa hum muhtadūn(a).
Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan (dalam berdakwah) kepadamu. Mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
Ayat 22
وَمَا لِىَ لَآ أَعْبُدُ ٱلَّذِى فَطَرَنِى وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Wa mā liya lā a‘budul-lażī faṭaranī wa ilaihi turja‘ūn(a).
Apa (alasanku) untuk tidak menyembah (Allah) yang telah menciptakanku dan hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan?
Ayat 23
ءَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً إِن يُرِدْنِ ٱلرَّحْمَـٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّى شَفَـٰعَتُهُمْ شَيْــًٔا وَلَا يُنقِذُونِ
A'attakhiżu min dūnihī ālihatan iy yuridnir-raḥmānu biḍurril lā tugni ‘annī syafā‘atuhum syai'aw wa lā yunqiżūn(i).
Mengapa aku (harus) mengambil sembahan-sembahan selain-Nya? Jika (Allah) Yang Maha Pengasih menghendaki bencana terhadapku, pasti pertolongan mereka tidak berguna sama sekali bagi diriku dan mereka (juga) tidak dapat menyelamatkanku.
Ayat 24
إِنِّىٓ إِذًا لَّفِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ
Innī iżal lafī ḍalālim mubīn(in).
Sesungguhnya aku (jika berbuat) begitu, pasti berada dalam kesesatan yang nyata.
Ayat 25
إِنِّىٓ ءَامَنتُ بِرَبِّكُمْ فَٱسْمَعُونِ
Innī āmantu birabbikum fasma‘ūn(i).
Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu. Maka, dengarkanlah (pengakuan)-ku.”
Ayat 26
قِيلَ ٱدْخُلِ ٱلْجَنَّةَۖ قَالَ يَـٰلَيْتَ قَوْمِى يَعْلَمُونَ
Qīladkhulil-jannah(ta), qāla yā laita qaumī ya‘lamūn(a).
Dikatakan (kepadanya), “Masuklah ke surga.” Dia (laki-laki itu) berkata, “Aduhai, sekiranya kaumku mengetahui
Ayat 27
بِمَا غَفَرَ لِى رَبِّى وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُكْرَمِينَ
Bimā gafaralī rabbī wa ja‘alanī minal-mukramīn(a).
(bagaimana) Tuhanku mengampuniku dan menjadikanku termasuk orang-orang yang dimuliakan.”
Ayat 28
۞ وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِۦ مِنۢ بَعْدِهِۦ مِن جُندٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ
Wa mā anzalnā ‘alā qaumihī mim ba‘dihī min jundim minas-samā'i wa mā kunnā munzilīn(a).
Setelah dia (dibunuh), Kami tidak menurunkan satu pasukan pun dari langit kepada kaumnya dan Kami tidak perlu menurunkannya.
Ayat 29
إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٲحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَـٰمِدُونَ
In kānat illā ṣaiḥataw wāḥidatan fa'iżā hum khāmidūn(a).
(Azab mereka) itu cukup dengan satu teriakan saja. Maka, seketika itu mereka mati.
Ayat 30
يَـٰحَسْرَةً عَلَى ٱلْعِبَادِ‌ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Yā ḥasratan ‘alal-‘ibād(i), mā ya'tīhim mir rasūlin illā kānū bihī yastahzi'ūn(a).
Alangkah besar penyesalan diri para hamba itu. Setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.
Ayat 31
أَلَمْ يَرَوْاْ كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ ٱلْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ
Alam yarau kam ahlaknā qablahum minal-qurūni annahum ilaihim lā yarji‘ūn(a).
Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan? Mereka (setelah binasa) tidak ada yang kembali kepada mereka (di dunia).
Ayat 32
وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ
Wa in kullul lammā jamī‘ul ladainā muḥḍarūn(a).
Tidak ada satu (umat) pun, kecuali semuanya akan dihadirkan kepada Kami (untuk dihisab).
Ayat 33
وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلْأَرْضُ ٱلْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَـٰهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ
Wa āyatul lahumul-arḍul-maitah(tu), aḥyaināhā wa akhrajnā minhā ḥabban faminhu ya'kulūn(a).
Suatu tanda (kekuasaan-Nya) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus lalu) Kami menghidupkannya dan mengeluarkan darinya biji-bijian kemudian dari (biji-bijian) itu mereka makan.
Ayat 34
وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّـٰتٍ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعْنَـٰبٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ ٱلْعُيُونِ
Wa ja‘alnā fīhā jannātim min nakhīliw wa a‘nābiw wa fajjarnā fīhā minal-‘uyūn(i).
Kami (juga) menjadikan padanya (bumi) kebun-kebun kurma dan anggur serta Kami memancarkan padanya beberapa mata air
Ayat 35
لِيَأْكُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ‌ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
Liya'kulū min ṡamarihī wa mā ‘amilathu aidīhim, afalā yasykurūn(a).
agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil usaha tangan mereka. Mengapa mereka tidak bersyukur?
Ayat 36
سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَزْوَٲجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ
Subḥānal-lażī khalaqal-azwāja kullahā mimmā tumbitul-arḍu wa min anfusihim wa mimmā lā ya‘lamūn(a).
Maha Suci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.
Ayat 37
وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ ٱلنَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ
Wa āyatul lahumul-lailu naslakhu minhun-nahāra fa'iżā hum muẓlimūn(a).
Suatu tanda juga (atas kekuasaan Allah) bagi mereka adalah malam. Kami pisahkan siang dari (malam) itu. Maka, seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan.
Ayat 38
وَٱلشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا‌ۚ ذَٲلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ
Wasy-syamsu tajrī limustaqarril lahā, żālika taqdīrul-‘azīzil-‘alīm(i).
(Suatu tanda juga atas kekuasaan Allah bagi mereka adalah) matahari yang berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Ayat 39
وَٱلْقَمَرَ قَدَّرْنَـٰهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَٱلْعُرْجُونِ ٱلْقَدِيمِ
Wal-qamara qaddarnāhu manāzila ḥattā ‘āda kal-‘urjūnil-qadīm(i).
(Begitu juga) bulan, Kami tetapkan bagi(-nya) tempat-tempat peredaran sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir,) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua.
Ayat 40
لَا ٱلشَّمْسُ يَنۢبَغِى لَهَآ أَن تُدْرِكَ ٱلْقَمَرَ وَلَا ٱلَّيْلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِ‌ۚ وَكُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Lasy-syamsu yambagī lahā an tudrikal-qamara wa lal-lailu sābiqun-nahār(i), wa kullun fī falakiy yasbaḥūn(a).
Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
Ayat 41
وَءَايَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ
Wa āyatul lahum annā ḥamalnā żurriyyatahum fil-fulkil-masyḥūn(i).
Suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami mengangkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan.
Ayat 42
وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِۦ مَا يَرْكَبُونَ
Wa khalaqnā lahum mim miṡlihī mā yarkabūn(a).
(Begitu juga) Kami menciptakan untuk mereka dari jenis itu angkutan (lain) yang mereka kendarai.
Ayat 43
وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ
Wa in nasya' nugriqhum falā ṣarīkha lahum wa lā hum yunqażūn(a).
Jika Kami menghendaki, Kami akan menenggelamkan mereka. Kemudian, tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan.
Ayat 44
إِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَـٰعًا إِلَىٰ حِينٍ
Illā raḥmatam minnā wa matā‘an ilā ḥīn(in).
Akan tetapi, (Kami menyelamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberi mereka kesenangan hidup sampai waktu tertentu.
Ayat 45
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّقُواْ مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Wa iżā qīla lahumuttaqū mā baina aidīkum wa mā khalfakum la‘allakum turḥamūn(a).
Ketika dikatakan kepada mereka, “Takutlah kamu akan (siksa) yang ada di hadapanmu (di dunia) dan azab yang ada di belakangmu (akhirat) agar kamu mendapat rahmat,” (maka mereka berpaling).
Ayat 46
وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍ مِّنْ ءَايَـٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُواْ عَنْهَا مُعْرِضِينَ
Wa mā ta'tīhim min āyatim min āyāti rabbihim illā kānū ‘anhā mu‘riḍīn(a).
Tidak satu pun dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, kecuali mereka berpaling darinya.
Ayat 47
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطْعَمَهُۥٓ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ
Wa iżā qīla lahum anfiqū mimmā razaqakumullāh(u), qālal-lażīna kafarū lil-lażīna āmanū anuṭ‘imu mal lau yasyā'ullāhu aṭ‘amah(ū), in antum illā fī ḍalālim mubīn(in).
Apabila dikatakan kepada mereka, “Infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu,” orang-orang yang kufur itu berkata kepada orang-orang yang beriman, “Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki, Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata.”
Ayat 48
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ
Wa yaqūlūna matā hāżal-wa‘du in kuntum ṣādiqīn(a).
Mereka berkata, “Kapankah janji (hari Kebangkitan) ini (terjadi) jika kamu orang-orang benar?”
Ayat 49
مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَٲحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ
Mā yanẓurūna illā ṣaiḥataw wāḥidatan ta'khużuhum wa hum yakhiṣṣimūn(a).
Mereka hanya menunggu satu teriakan yang akan membinasakan mereka saat mereka (sibuk) bertengkar (tentang urusan dunia).
Ayat 50
فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَآ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ
Falā yastaṭī‘ūna tauṣiyataw wa lā ilā ahlihim yarji‘ūn(a).
Oleh sebab itu, mereka tidak dapat berwasiat dan tidak dapat kembali kepada keluarganya.
Ayat 51
وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ
Wa nufikha fiṣ-ṣūri fa'iżā hum minal-ajdāṡi ilā rabbihim yansilūn(a).
Sangkakala pun ditiup dan seketika itu mereka bergerak cepat dari kuburnya menuju kepada Tuhannya.
Ayat 52
قَالُواْ يَـٰوَيْلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَاۜ‌ۗ هَـٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَصَدَقَ ٱلْمُرْسَلُونَ
Qālū yā wailanā mam ba‘aṡanā mim marqadinā…hāżā mā wa‘adar-raḥmānu wa ṣadaqal-mursalūn(a).
Mereka berkata, “Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?” (Lalu, dikatakan kepada mereka,) “Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah para rasul(-Nya).”
Ayat 53
إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٲحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ
In kānat illā ṣaiḥataw wāḥidatan fa'iżā hum jamī‘ul ladainā muḥḍarūn(a).
Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab).
Ayat 54
فَٱلْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْــًٔا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Fal-yauma lā tuẓlamu nafsun syai'aw wa lā tujzauna illā mā kuntum ta‘malūn(a).
Pada hari itu tidak ada sama sekali orang yang dirugikan sedikit pun. Kamu tidak akan diberi balasan, kecuali atas apa yang telah kamu kerjakan.
Ayat 55
إِنَّ أَصْحَـٰبَ ٱلْجَنَّةِ ٱلْيَوْمَ فِى شُغُلٍ فَـٰكِهُونَ
Inna aṣḥābal-jannatil-yauma fī syugulin fākihūn(a).
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu berada dalam kesibukan (sehingga tidak sempat berpikir tentang penghuni neraka) lagi bersenang-senang.
Ayat 56
هُمْ وَأَزْوَٲجُهُمْ فِى ظِلَـٰلٍ عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ مُتَّكِــُٔونَ
Hum wa azwājuhum fī ẓilālin ‘alal-arā'iki muttaki'ūn(a).
Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh sambil berbaring di atas ranjang berkelambu.
Ayat 57
لَهُمْ فِيهَا فَـٰكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ
Lahum fīhā fākihatuw wa lahum mā yadda‘ūn(a).
Di (surga) itu mereka memperoleh buah-buahan dan apa saja yang mereka inginkan.
Ayat 58
سَلَـٰمٌ قَوْلاً مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ
Salāmun qaulam mir rabbir raḥīm(in).
(Kepada mereka dikatakan,) “Salam sejahtera” sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
Ayat 59
وَٱمْتَـٰزُواْ ٱلْيَوْمَ أَيُّهَا ٱلْمُجْرِمُونَ
Wamtāzul-yauma ayyuhal-mujrimūn(a).
(Dikatakan kepada orang-orang kafir,) “Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai para pendurhaka!
Ayat 60
۞ أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَـٰبَنِىٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعْبُدُواْ ٱلشَّيْطَـٰنَ‌ۖ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Alam a‘had ilaikum yā banī ādama allā ta‘budusy-syaiṭān(a), innahū lakum ‘aduwwum mubīn(un).
Bukankah Aku telah berpesan kepadamu dengan sungguh-sungguh, wahai anak cucu Adam, bahwa janganlah kamu menyembah setan? Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kamu.
Ayat 61
وَأَنِ ٱعْبُدُونِى‌ۚ هَـٰذَا صِرَٲطٌ مُّسْتَقِيمٌ
Wa ani‘budūnī, hāżā ṣirāṭum mustaqīm(un).
(Begitu juga bahwa) sembahlah Aku. Inilah jalan yang lurus.”
Ayat 62
وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلاًّ كَثِيرًا‌ۖ أَفَلَمْ تَكُونُواْ تَعْقِلُونَ
Wa laqad aḍalla minkum jibillan kaṡīrā(n), afalam takūnū ta‘qilūn(a).
Sungguh, ia (setan itu) benar-benar telah menyesatkan sangat banyak orang dari kamu. Maka, apakah kamu tidak mengerti?
Ayat 63
هَـٰذِهِۦ جَهَنَّمُ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
Hāżihī jahannamul-latī kuntum tū‘adūn(a).
Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu.
Ayat 64
ٱصْلَوْهَا ٱلْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ
Iṣlauhal-yauma bimā kuntum takfurūn(a).
Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya.
Ayat 65
ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٲهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ
Al-yauma nakhtimu ‘alā afwāhihim wa tukallimunā aidīhim wa tasyhadu arjuluhum bimā kānū yaksibūn(a).
Pada hari ini Kami membungkam mulut mereka. Tangan merekalah yang berkata kepada Kami dan kaki merekalah yang akan bersaksi terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
Ayat 66
وَلَوْ نَشَآءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰٓ أَعْيُنِهِمْ فَٱسْتَبَقُواْ ٱلصِّرَٲطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ
Wa lau nasyā'u laṭamasnā ‘alā a‘yunihim fastabaquṣ-ṣirāṭa fa annā yubṣirūn(a).
Seandainya Kami menghendaki, pastilah Kami akan menghapus penglihatan (membutakan) mereka sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan (selamat). Maka, bagaimana mungkin mereka dapat melihat?
Ayat 67
وَلَوْ نَشَآءُ لَمَسَخْنَـٰهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا ٱسْتَطَـٰعُواْ مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ
Wa lau nasyā'u lamasakhnāhum ‘alā makānatihim famastaṭā‘ū muḍiyyaw wa lā yarji‘ūn(a).
Seandainya Kami menghendaki, pastilah Kami akan mengubah bentuk mereka di tempat mereka berada, sehingga mereka tidak sanggup meneruskan perjalanan dan juga tidak sanggup pulang kembali.
Ayat 68
وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى ٱلْخَلْقِ‌ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ
Wa man nu‘ammirhu nunakkishu fil-khalq(i), afalā ya‘qilūn(a).
Siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami balik proses penciptaannya (dari kuat menuju lemah). Maka, apakah mereka tidak mengerti?
Ayat 69
وَمَا عَلَّمْنَـٰهُ ٱلشِّعْرَ وَمَا يَنۢبَغِى لَهُۥٓ‌ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْءَانٌ مُّبِينٌ
Wa mā ‘allamnāhusy-syi‘ra wa mā yambagī lah(ū), in huwa illā żikruw wa qur'ānum mubīn(un).
Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Nabi Muhammad) dan (bersyair) itu tidaklah pantas baginya. (Wahyu yang Kami turunkan kepadanya) itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Al-Qur’an yang jelas
Ayat 70
لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ
Liyunżira man kāna ḥayyaw wa yaḥiqqal-qaulu ‘alal-kāfirīn(a).
agar dia (Nabi Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir itu menjadi pasti.
Ayat 71
أَوَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَآ أَنْعَـٰمًا فَهُمْ لَهَا مَـٰلِكُونَ
Awalam yarau annā khalaqnā lahum mimmā ‘amilat aidīnā an‘āman fahum lahā mālikūn(a).
Tidakkah mereka mengetahui bahwa Kami telah menciptakan untuk mereka hewan-hewan ternak dari ciptaan tangan Kami (sendiri), lalu mereka menjadi pemiliknya?
Ayat 72
وَذَلَّلْنَـٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ
Wa żallalnāhā lahum fa minhā rakūbuhum wa minhā ya'kulūn(a).
Kami menjadikannya (hewan-hewan itu) tunduk kepada mereka. Sebagian di antaranya menjadi tunggangan mereka dan sebagian (lagi) mereka makan.
Ayat 73
وَلَهُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ وَمَشَارِبُ‌ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
Wa lahum fīhā manāfi‘u wa masyārib(u), afalā yasykurūn(a).
Pada dirinya (hewan-hewan ternak itu) terdapat berbagai manfaat dan minuman untuk mereka. Apakah mereka tidak bersyukur?
Ayat 74
وَٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةً لَّعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ
Wattakhażū min dūnillāhi ālihatal la‘allahum yunṣarūn(a).
Mereka menjadikan sesembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan.
Ayat 75
لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌ مُّحْضَرُونَ
Lā yastaṭī‘ūna naṣrahum, wa hum lahum jundum muḥḍarūn(a).
(Sesembahan) itu tidak mampu menolong mereka, padahal (sesembahan) itu adalah tentara yang dihadirkan untuk menjaganya.
Ayat 76
فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ‌ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ
Falā yaḥzunka qauluhum, innā na‘lamu mā yusirrūna wa mā yu‘linūn(a).
Maka, jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Nabi Muhammad) bersedih hati. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
Ayat 77
أَوَلَمْ يَرَ ٱلْإِنسَـٰنُ أَنَّا خَلَقْنَـٰهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ
Awalam yaral-insānu annā khalaqnāhu min nuṭfatin fa'iżā huwa khaṣīmum mubīn(un).
Tidakkah manusia mengetahui bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani? Kemudian tiba-tiba saja dia menjadi musuh yang nyata.
Ayat 78
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلاً وَنَسِىَ خَلْقَهُۥ‌ۖ قَالَ مَن يُحْىِ ٱلْعِظَـٰمَ وَهِىَ رَمِيمٌ
Wa ḍaraba lanā maṡalaw wa nasiya khalqah(ū), qāla may yuḥyil-‘iẓāma wa hiya ramīm(un).
Dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal penciptaannya. Dia berkata, “Siapakah yang bisa menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?”
Ayat 79
قُلْ يُحْيِيهَا ٱلَّذِىٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍ‌ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ
Qul yuḥyīhal-lażī ansya'ahā awwala marrah(tin), wa huwa bikulli khalqin ‘alīm(un).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Yang akan menghidupkannya adalah Zat yang menciptakannya pertama kali. Dia Maha Mengetahui setiap makhluk.
Ayat 80
ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَآ أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ
Allażī ja‘ala lakum minasy-syajaril-akhḍari nārā(n), fa'iżā antum minhu tūqidūn(a).
(Dialah) yang menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau. Kemudian, seketika itu kamu menyalakan (api) darinya.”
Ayat 81
أَوَلَيْسَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضَ بِقَـٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم‌ۚ بَلَىٰ وَهُوَ ٱلْخَلَّـٰقُ ٱلْعَلِيمُ
Awa laisal-lażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa biqādirin ‘alā ay yakhluqa miṡlahum, balā wa huwal-khallāqul-‘alīm(u).
Bukankah Zat yang menciptakan langit dan bumi mampu menciptakan manusia yang serupa mereka itu (di akhirat kelak)? Benar. Dialah yang Maha Banyak Mencipta lagi Maha Mengetahui.
Ayat 82
إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْــًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Innamā amruhū iżā arāda syai'an ay yaqūla lahū kun fa yakūn(u).
Sesungguhnya ketetapan-Nya, jika Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah (sesuatu) itu.
Ayat 83
فَسُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Fa subḥānal-lażī biyadihī malakūtu kulli syai'iw wa ilaihi turja‘ūn(a).
Maka, Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu dikembalikan.
RUANG JUARA
TUMBUH LEBIH BAIK
Islami
Habbit Tracker
Assesmen & Tes Psikologi
Konsultasi
Video Interaktif
Event
Berita
Forum
ZISWAF
Marketplace
Gamifikasi
Profil Sekolah
Lanjutkan Bacaanmu: Qs. Ali 'Imran
198 ayat lagi 1%
Mulai Sedekah Subuh 🔥 Sedekah Subuh

Salurkan sedekah terbaik Anda di waktu subuh untuk mendatangkan rahmat dan melipatgandakan pahala kebaikan.

Siswi Menjadi Kuli
Siswi Menjadi Kuli Demi Sekolah dan Keluarga
Terkumpul Rp22.722.583
Sisa hari 20
Si Kecil Marselino
Si Kecil Marselino Lahir Tanpa Anus
Terkumpul Rp14.890.000
Sisa hari 15
Orang tua Dipenjara
Orang tua Dipenjara, Balita Butuh Uluran Tangan
Terkumpul Rp8.230.120
Sisa hari 8
Bantu Lansia
Bantu Lansia Sebatang Kara Bertahan Hidup di Gubuk
Terkumpul Rp31.250.000
Sisa hari 24
Guru Ngaji
Sedekah Subuh: Sembako untuk Guru Ngaji Pelosok
Terkumpul Rp12.430.000
Sisa hari 11
Air Bersih
Aliran Air Bersih untuk Masjid di Lereng Gunung
Terkumpul Rp5.600.000
Sisa hari 5
Rumah Quran
Patungan Pembangunan Rumah Qur'an Yatim Piatu
Terkumpul Rp45.100.000
Sisa hari 30
Operasi Katarak
Operasi Katarak Gratis untuk Ribuan Kakek-Nenek
Terkumpul Rp28.900.000
Sisa hari 18
Kursi Roda
Patungan Kursi Roda Baru untuk Siswa Difabel
Terkumpul Rp19.500.000
Sisa hari 22
Bangun Sekolah
Bantu Bangun Kembali Sekolah Roboh akibat Gempa
Terkumpul Rp62.400.000
Sisa hari 45
Selamat Datang, Juara!

Selesaikan misi harianmu hari ini untuk mendapatkan bonus Koin Ruang Juara!

Ruang Islami
⭐ Ruang Islami Terpadu

Pilih program ibadah dan tuntunan di bawah ini untuk memulai.

Al-Qur'an
Tuntunan Shalat
Tuntunan Do'a
Arah Kiblat
Hadits
Asmaul Husna
Lanjutkan Bacaanmu: Qs. Ali 'Imran
198 ayat lagi 1%
Al-Qur'an
📖 Al-Qur'an Digital

Lanjutkan hafalan dan bacaan Al-Qur'an harianmu. Klik surah untuk melacak progres bacaan secara otomatis.

Lanjutkan Bacaanmu: Qs. Ali 'Imran
198 ayat lagi 1%
1
Al-Fatihah
Pembukaan • 7 Ayat
Selesai
2
Al-Baqarah
Sapi • 286 Ayat
120/286 Ayat
3
Ali 'Imran
Keluarga Imran • 200 Ayat
2/200 Ayat
4
An-Nisa'
Wanita • 176 Ayat
Mulai
5
Al-Ma'idah
Hidangan • 120 Ayat
Mulai
6
Al-An'am
Binatang Ternak • 165 Ayat
Mulai
7
Al-A'raf
Tempat Tertinggi • 206 Ayat
Mulai
8
Al-Anfal
Rampasan Perang • 75 Ayat
Mulai
9
At-Taubah
Pengampunan • 129 Ayat
Mulai
10
Yunus
Yunus • 109 Ayat
Mulai
11
Hud
Hud • 123 Ayat
Mulai
12
Yusuf
Yusuf • 111 Ayat
Mulai
13
Ar-Ra'd
Guruh • 43 Ayat
Mulai
14
Ibrahim
Ibrahim • 52 Ayat
Mulai
15
Al-Hijr
Hijr • 99 Ayat
Mulai
16
An-Nahl
Lebah • 128 Ayat
Mulai
17
Al-Isra'
Memperjalankan Malam Hari • 111 Ayat
Mulai
18
Al-Kahf
Goa • 110 Ayat
Mulai
19
Maryam
Maryam • 98 Ayat
59/98 Ayat
20
Taha
Taha • 135 Ayat
Mulai
21
Al-Anbiya'
Para Nabi • 112 Ayat
Mulai
22
Al-Hajj
Haji • 78 Ayat
Mulai
23
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin • 118 Ayat
Mulai
24
An-Nur
Cahaya • 64 Ayat
Mulai
25
Al-Furqan
Pembeda • 77 Ayat
Mulai
26
Asy-Syu'ara'
Para Penyair • 227 Ayat
Mulai
27
An-Naml
Semut-semut • 93 Ayat
Mulai
28
Al-Qasas
Kisah-Kisah • 88 Ayat
Mulai
29
Al-'Ankabut
Laba-Laba • 69 Ayat
Mulai
30
Ar-Rum
Romawi • 60 Ayat
Mulai
31
Luqman
Luqman • 34 Ayat
Mulai
32
As-Sajdah
Sajdah • 30 Ayat
Mulai
33
Al-Ahzab
Golongan Yang Bersekutu • 73 Ayat
Mulai
34
Saba'
Saba' • 54 Ayat
Mulai
35
Fatir
Maha Pencipta • 45 Ayat
Mulai
36
Yasin
Yasin • 83 Ayat
Mulai
37
As-Saffat
Barisan-Barisan • 182 Ayat
Mulai
38
Sad
Sad • 88 Ayat
Mulai
39
Az-Zumar
Rombongan • 75 Ayat
Mulai
40
Ghafir
Maha Pengampun • 85 Ayat
Mulai
41
Fussilat
Yang Dijelaskan • 54 Ayat
Mulai
42
Asy-Syura
Musyawarah • 53 Ayat
Mulai
43
Az-Zukhruf
Perhiasan • 89 Ayat
Mulai
44
Ad-Dukhan
Kabut • 59 Ayat
Mulai
45
Al-Jasiyah
Berlutut • 37 Ayat
Mulai
46
Al-Ahqaf
Bukit Pasir • 35 Ayat
Mulai
47
Muhammad
Muhammad • 38 Ayat
Mulai
48
Al-Fath
Kemenangan • 29 Ayat
Mulai
49
Al-Hujurat
Kamar-Kamar • 18 Ayat
Mulai
50
Qaf
Qaf • 45 Ayat
Mulai
51
Az-Zariyat
Angin yang Menerbangkan • 60 Ayat
Mulai
52
At-Tur
Bukit Tursina • 49 Ayat
Mulai
53
An-Najm
Bintang • 62 Ayat
Mulai
54
Al-Qamar
Bulan • 55 Ayat
Mulai
55
Ar-Rahman
Maha Pengasih • 78 Ayat
Mulai
56
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat • 96 Ayat
Mulai
57
Al-Hadid
Besi • 29 Ayat
Mulai
58
Al-Mujadilah
Gugatan • 22 Ayat
Mulai
59
Al-Hasyr
Pengusiran • 24 Ayat
Mulai
60
Al-Mumtahanah
Wanita Yang Diuji • 13 Ayat
Mulai
61
As-Saff
Barisan • 14 Ayat
Mulai
62
Al-Jumu'ah
Jumat • 11 Ayat
Mulai
63
Al-Munafiqun
Orang-Orang Munafik • 11 Ayat
Mulai
64
At-Tagabun
Pengungkapan Kesalahan • 18 Ayat
Mulai
65
At-Talaq
Talak • 12 Ayat
Mulai
66
At-Tahrim
Pengharaman • 12 Ayat
Mulai
67
Al-Mulk
Kerajaan • 30 Ayat
Mulai
68
Al-Qalam
Pena • 52 Ayat
Mulai
69
Al-Haqqah
Hari Kiamat • 52 Ayat
Mulai
70
Al-Ma'arij
Tempat Naik • 44 Ayat
Mulai
71
Nuh
Nuh • 28 Ayat
Mulai
72
Al-Jinn
Jin • 28 Ayat
Mulai
73
Al-Muzzammil
Orang Yang Berselimut • 20 Ayat
Mulai
74
Al-Muddassir
Orang Yang Berkemul • 56 Ayat
Mulai
75
Al-Qiyamah
Hari Kiamat • 40 Ayat
Mulai
76
Al-Insan
Manusia • 31 Ayat
Mulai
77
Al-Mursalat
Malaikat Yang Diutus • 50 Ayat
Mulai
78
An-Naba'
Berita Besar • 40 Ayat
Mulai
79
An-Nazi'at
Malaikat Yang Mencabut • 46 Ayat
Mulai
80
'Abasa
Bermuka Masam • 42 Ayat
Mulai
81
At-Takwir
Penggulungan • 29 Ayat
Mulai
82
Al-Infitar
Terbelah • 19 Ayat
Mulai
83
Al-Mutaffifin
Orang-Orang Curang • 36 Ayat
Mulai
84
Al-Insyiqaq
Terbelah • 25 Ayat
Mulai
85
Al-Buruj
Gugusan Bintang • 22 Ayat
Mulai
86
At-Tariq
Yang Datang Di Malam Hari • 17 Ayat
Mulai
87
Al-A'la
Maha Tinggi • 19 Ayat
Mulai
88
Al-Gasyiyah
Hari Kiamat • 26 Ayat
Mulai
89
Al-Fajr
Fajar • 30 Ayat
Mulai
90
Al-Balad
Negeri • 20 Ayat
Mulai
91
Asy-Syams
Matahari • 15 Ayat
Mulai
92
Al-Lail
Malam • 21 Ayat
Mulai
93
Ad-Duha
Duha • 11 Ayat
Mulai
94
Al-Insyirah
Lapang • 8 Ayat
Mulai
95
At-Tin
Buah Tin • 8 Ayat
Mulai
96
Al-'Alaq
Segumpal Darah • 19 Ayat
Mulai
97
Al-Qadr
Kemuliaan • 5 Ayat
Mulai
98
Al-Bayyinah
Bukti Nyata • 8 Ayat
Mulai
99
Az-Zalzalah
Guncangan • 8 Ayat
Mulai
100
Al-'Adiyat
Kuda Yang Berlari Kencang • 11 Ayat
Mulai
101
Al-Qari'ah
Hari Kiamat • 11 Ayat
Mulai
102
At-Takasur
Bermegah-Megahan • 8 Ayat
Mulai
103
Al-'Asr
Masa • 3 Ayat
Mulai
104
Al-Humazah
Pengumpat • 9 Ayat
Mulai
105
Al-Fil
Gajah • 5 Ayat
Mulai
106
Quraisy
Quraisy • 4 Ayat
Mulai
107
Al-Ma'un
Barang Yang Berguna • 7 Ayat
Mulai
108
Al-Kausar
Pemberian Yang Banyak • 3 Ayat
Mulai
109
Al-Kafirun
Orang-Orang kafir • 6 Ayat
Mulai
110
An-Nasr
Pertolongan • 3 Ayat
Mulai
111
Al-Lahab
Api Yang Bergejolak • 5 Ayat
Mulai
112
Al-Ikhlas
Ikhlas • 4 Ayat
Mulai
113
Al-Falaq
Subuh • 5 Ayat
Mulai
114
An-Nas
Manusia • 6 Ayat
Mulai
Tuntunan Shalat
🛐 Tuntunan Shalat

Pelajari tata cara shalat, rukun, gerakan, dan bacaan shalat sesuai sunnah.

Syarat & Rukun
Bab 1
Testing

Ini adalah testing

Bab 2
Rukun-Rukun Shalat

13 Rukun ShalatGerakan dan ucapan wajib yang harus dipenuhi:Niat di dalam hati.Berdiri tegak bagi ya...

Bab 3
Syarat Wajib & Syarat Sah Shalat

Syarat Wajib ShalatIslam: Kewajiban shalat hanya dibebankan kepada seorang Muslim.Baligh: Anak-anak ...

Tata Cara Shalat
Bab 4
Tata Cara Gerakan & Bacaan Shalat

1. Niat Shalat Fardhu Sebelum shalat dimulai, disunnahkan melafalkan niat...

Dzikir & Doa
Bab 5
Wirid & Dzikir Setelah Shalat

Bacaan Istighfar (3x)أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَAstaghfirullaahal 'adhi...

Tuntunan Do'a
🤲 Tuntunan Do'a

Temukan kumpulan doa-doa shahih bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW.

Bab 1
Doa Harian Muslim

Rangkaian doa harian sejak bangun tidur hingga akan memejamkan mata kembali.

Bab 2
Doa Rumah & Masjid

Perlindungan dan permohonan cahaya saat memasuki serta melangkahi batas tempat ibadah.

Bab 3
Doa Dalam Shalat & Ibadah

Doa-doa khusus yang dilafalkan untuk memohon pilihan terbaik dan petunjuk saat ibadah.

Bab 4
Doa Perlindungan & Keselamatan

Wirid perlindungan dari fitnah akhir zaman, wabah penyakit, dan kebaikan hidup.

Bab 5
Doa Orang Tua & Keluarga

Pilar doa bakti kepada bapak-ibu dan permohonan keharmonisan rumah tangga.

Arah Kiblat
🧭 Kompas Kiblat

Tentukan arah shalat menuju Ka'bah di Makkah menggunakan sensor kompas perangkat Anda secara langsung.

U T S B
Arah Kiblat: 295° WNW

Diukur searah jarum jam dari Utara geografis.

LOKASIMU Jakarta, ID
JARAK ~7.915 km

Gunakan browser HP dan izinkan akses lokasi/sensor kompas.

Habbit Tracker
Faza Juara Islam
POINTS 140
STATUS GREAT
BULAN INI 75%
Aulia Juara Islam
POINTS 157
STATUS OUTSTANDING
BULAN INI 84%
Wed 1
Thu 2
Fri 3
Sat 4
Sun 5
Mon 6
Tue 7
Wed 8
Thu 9
Fri 10
Sat 11
Sun 12
Mon 13
Tue 14
Wed 15
Thu 16
Fri 17
Sat 18
Sun 19
Mon 20
Tue 21
Wed 22
Thu 23
Fri 24
Sat 25
Sun 26
Mon 27
Tue 28
Wed 29
Thu 30
Fri 31
Persentase Kebiasaan Harian (Faza Juara)
75%
140 dari 186

poin tercapai bulan ini

Shalat Subuh
25/31
Membaca Al-Qur'an
20/31
Shalat Dzuhur
24/31
Shalat Ashar
22/31
Shalat Maghrib
26/31
Shalat Isya
23/31
Shalat Fardhu 5 Waktu
0/31
Kepatuhan Rutinitas Harian

Centang setelah anak menyelesaikan kegiatan untuk mendapatkan Poin.

Shalat Subuh
Membaca Al-Qur'an
Shalat Dzuhur
Shalat Ashar
Shalat Maghrib
Shalat Isya
Shalat Fardhu 5 Waktu
3/7 rutinitas selesai
Persentase Kebiasaan Harian (Aulia Juara)
84%
157 dari 186

poin tercapai bulan ini

Shalat Subuh
28/31
Membaca Al-Qur'an
22/31
Shalat Dzuhur
26/31
Shalat Ashar
25/31
Shalat Maghrib
29/31
Shalat Isya
27/31
Shalat Fardhu 5 Waktu
0/31
Kepatuhan Rutinitas Harian

Centang setelah anak menyelesaikan kegiatan untuk mendapatkan Poin.

Shalat Subuh
Membaca Al-Qur'an
Shalat Dzuhur
Shalat Ashar
Shalat Maghrib
Shalat Isya
Shalat Fardhu 5 Waktu
3/7 rutinitas selesai
Assesmen dan Tes Psikologi
Hasil Asesmen & Tes Psikologi
Anda belum menyelesaikan tes psikologi apa pun.
Konsultasi Remaja
💬 Teman Curhat Terbaik

Butuh teman bercerita tentang pelajaran, kendala diri, atau rencana sekolah? Konselor kami siap membimbingmu secara privat.

Konselor Ruang Juara:
Kak Sarah Alya, M.Psi
Psikolog Remaja & Akademik
Ust. H. Ahmad Rasyid
Konselor Syariah & Spiritual Remaja
Event Sekolah
📅 Kompetisi & Webinar

Jangan lewatkan kesempatan menambah wawasan, jaringan, dan piala prestasi di berbagai event Ruang Juara.

Webinar Nasional: Menjadi Juara di Era Digital
30 Mei 2026 09:00 - 12:00 WIB Zoom Meeting Gratis
Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Ruang Juara 2026
15 Juni 2026 Pendaftaran dibuka Online Submission Rp50.000 / Tim
Ruang Juara Coding Camp 2026
10 Agustus 2026 13:00 - 17:00 WIB Live YouTube & Discord Gratis
Try Out Akbar Asesmen Nasional
22 Agustus 2026 08:00 - 12:00 WIB Computer Based Test (CBT) Rp25.000
Talkshow Parenting: Membentuk Mental Juara Anak
05 September 2026 10:00 - 12:00 WIB Hotel Santika & Zoom Rp75.000
Ruang Juara Islamic Fest 2026
12 September 2026 09:00 - selesai Masjid Agung Jawa Tengah Gratis
Berita Ruang Juara
📰 Informasi Terkini

Kumpulan berita, artikel pendidikan, tips belajar, dan prestasi siswa terbaru dari Sekolah Ruang Juara.

Prestasi
SMA Ruang Juara Meraih Juara Umum Olimpiade Sains Nasional 2026
24 Mei 2026

Siswa-siswi SMA Ruang Juara berhasil menyabet 5 medali emas dan 3 perak dalam OSN tingkat nasional.

Baca Selengkapnya →
Pendidikan
Penerapan Metode Gamifikasi Belajar di Sekolah Ruang Juara
20 Mei 2026

Kepala Sekolah menjelaskan efektivitas kenaikan minat belajar siswa setelah implementasi sistem poin dan ranking.

Baca Selengkapnya →
Kerjasama
Ruang Juara Menjalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Top Nasional
05 Juni 2026

Kolaborasi ini membuka program bimbingan karir dan akses jalur prestasi khusus bagi siswa Ruang Juara.

Baca Selengkapnya →
Parenting
Webinar Pendidikan Parenting Ruang Juara Sukses Diikuti Ribuan Orang Tua
12 Juni 2026

Menghadirkan psikolog terkemuka untuk membahas pola asuh anak di era digitalisasi pendidikan.

Baca Selengkapnya →
Fitur Baru
Peluncuran Modul Belajar Berbasis Video Animasi Interaktif Terbaru
20 Juni 2026

Ruang Juara merilis 150 modul video pembelajaran interaktif baru untuk jenjang SD dan SMP.

Baca Selengkapnya →
Sosial
Pemberian Beasiswa Pendidikan Juara Bagi Siswa Kurang Mampu Berprestasi
25 Juni 2026

Sebanyak 100 siswa terpilih mendapatkan akses gratis langganan Ruang Juara dan bantuan dana belajar.

Baca Selengkapnya →
Forum Siswa
👥 Ruang Komunitas

Saling berdiskusi, membantu menjawab tugas, dan berbagi ide dengan teman-teman hebat se-Indonesia.

Buat Pertanyaan Baru:
Ahmad Rian
Siswa
Bagaimana cara mengatasi kemalasan saat belajar matematika?

Halo semuanya, saya siswa kelas 11. Setiap kali membuka buku matematika, saya selalu merasa bosan dan mengantuk. Padahal bulan depan sudah mulai ujian semester. Apakah ada tips and trik khusus dari teman-teman atau mentor agar belajar matematika jadi seru?

24 Suka 12 Balasan
Sarah Aulia
Siswa
Rekomendasi playlist lo-fi untuk menemani waktu mengaji dan belajar

Teman-teman, yuk saling berbagi link playlist instrumen yang menenangkan atau bacaan murottal Al-Quran bersuara merdu yang biasanya kalian dengarkan saat sedang belajar atau merenung di malam hari!

45 Suka 8 Balasan
ZISWAF Juara
🎁 Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf

Salurkan kepedulian sosial Anda secara syar'i untuk kemajuan ekosistem pendidikan anak-anak dhuafa berprestasi.

Zakat & Infaq
Beasiswa Pendidikan Anak Yatim & Dhuafa Berprestasi

Bantu anak-anak yatim dan dhuafa yang memiliki mimpi besar untuk terus bersekolah dan menggapai cita-citanya menjadi sarjana.

Terkumpul: Rp 38.750.000 Target: Rp 50.000.000
Wakaf
Wakaf Pembangunan Lab Komputer Sekolah Juara Pelosok

Program wakaf produktif untuk membangun dan melengkapi fasilitas laboratorium komputer bagi sekolah-sekolah di daerah 3T agar melek teknologi.

Terkumpul: Rp 64.200.000 Target: Rp 120.000.000
Koperasi & Toko Juara
🛍️ School Products

Miliki berbagai kebutuhan alat tulis sekolah, tas ergonomis, buku panduan belajar, hingga merchandise menarik.

Buku Panduan Sukses SNBP & SNBT 2026
Rp 89.000
4.9
Juara Ransel Ergonomis Smart-School
Rp 245.000
4.8
Smart Notebook A5 Reusable - Ruang Juara
Rp 65.000
4.7
Arena Game Juara 🎮
Puzzle & Logika
Puzzle & Logika
Bahasa & Literasi
Bahasa &
Literasi
Sosial & Emosional
Sosial &
Emosional
Pemain Terbaik 🔥
Siswa B
9,000 Poin
2
👑
Siswa A
10,000 Poin
1
Siswa C
8,000 Poin
3
Pilih Game
Profil Sekolah
🏫 SMA Ruang Juara

Sekolah Menengah Atas unggulan berbasis akhlak mulia dan kompetensi teknologi tinggi pertama di Indonesia.

Visi Sekolah:

"Mencetak intelektual muslim pemimpin peradaban masa depan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berkarakter mulia."

Misi Sekolah:
  • Pendidikan sains terpadu.
  • Pembiasaan ibadah rutin.
  • Sertifikasi hafalan quran.
  • Pendampingan minat bakat individual.
Detail Bab
Detail Do'a
Detail Surah
Masuk

Selamat Datang Kembali

Masukkan detail masuk akun Anda

Belum memiliki akun? Daftar Sekarang

Daftar Akun

Daftar Akun Baru

Lengkapi formulir di bawah ini untuk memulai

Sudah memiliki akun? Masuk di Sini

Monitoring Anak
Wali Orang Tua
Wali Orang Tua
Sekolah Sekolah Ruang Juara
Jumlah Anak 2 Anak
F
Faza Juara
@\fazajuara Islam Demo
PNG, JPG, JPEG, WEBP. Maks 4MB.
A
Aulia Juara
@\auliajuara Islam Demo
PNG, JPG, JPEG, WEBP. Maks 4MB.